KATA PENGANTAR
Puji syukur kepda Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia ¬-nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan tugas makalah Bahasa Indonesia
Makalah ini disusun berdasarkan analisis kebutuhan yang ditempuh penulis didasarkan silabus mata kuliah bahasa Indonesia di perguruan tinggi. Hasil pengembangan ini diharapkan dapat menjadi sumber belaja bagi mahaiswa dalam menempuh mata kuliah Bahasa Indonesia.
Pada kesempatan yang baik ini, kami mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan yang telah membantu kelancaran penulisan makalah ini dan kami menyadari bahwa makalah ini tidak luput dari kekurangan. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran dari para pembacademi kesempurnaan makalah ini.
Jambi, Februari 2012
penulis
DAFTAR ISI
Kata Pengantar i
Daftar Isi ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang 1
B. Batasan Masalah 2
C. Tujuan Penulisan 2
BAB II Gambaran Umum Pendidikan Tinggi di Provinsi Jambi
BAB III PEMBAHASAN
A. Pengertian IT bagi pendidikan 4
B. Pengembangan IT di bidang Pendidikan 4
C. Pemanfaatan IT di dunia pendidikan 5
D. IT sebagai media pembelajaran multimedia 5
E. Kendala-kendala Pengembangan IT 6
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan 8
B. Saran 8
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pengertian IT bagi dunia pendidikan yaitu tersedianya sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan. E-education, (Electronic Education) ialah istilah penggunaan IT di bidang Pendidikan. Pesatnya perkembangan IT, khususnya internet, memungkinkan pengembangan layanan informasi yang lebih baik dalam suatu perguruan tinggi. Dilingkungan perguruan tinggi, pemanfaatan IT lainnya yaitu diwujudkan dalam suatu sistem yang disebut electronic university (e-University).
IT atau Information Technology memberikan kontribusi yang luar biasa dalam hal penyebaran materi Informasi ke seluruh belahan dunia. IT merupakan suatu alat Globalisator yang luar biasa – salah satu instrumen vital untuk memicu timespace compression, karena kontaknya yang tidak bersifat fisik dan individual, IT atau Information Technology memberikan kontribusi yang luar biasa dalam hal penyebaran materi Informasi ke seluruh belahan dunia. IT merupakan suatu alat Globalisator yang luar biasa karena kontaknya yang tidak bersifat fisik dan individual.
Implikasi di bidang PendidikanSejarah IT dan Internet tidak dapat dilepaskan dari bidang pendidikan. Demikian pula Internet di Indonesia mulai tumbuh dilingkungan akademis. Adanya Internet membuka sumber informasi yang tadinya susah diakses. Akses terhadap sumber informasi bukan menjadi malasah lagi. Kerjasama antar pakar dan juga dengan mahasiswa yang letaknya berjauhan secara fisik dapat dilakukan dengan lebih mudah.
B. Batasan Masalah
Batasan masalah dalam penulisan makalah ini adalah pemanfaatan danpengertian Teknologi Informasi dan Internet serta bentuk implikasinya dalam bidang pendidikan. Serta Kendala-kendala yang dihadapi dalam mengembangkan Teknologi Informasi dan Internet. Begitu pula cara untuk mengatasi kendala-kendala tersebut.
C. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menyampaikan bahwa TeknologiInformasi di zaman seperti ini sangatlah diperlukan, agar kita semua dapat berjalanmenuju arah yang lebih baik.
BAB II
GAMBARAN UMUM PENDIDIKAN TINGGI DI PROVINSI JAMBI
Untuk pemanfaatan IT dalam pendidikan di Provinsi Jambi sudah cukup menunjukkan perkembangan yang memadai namun terutama untuk penerapannya di daerah/kabupaten masih menemui berbagai kendala antara lain keterbatasan sumber daya manusia yang mendukung, ketersediaan sarana dan prasarana terutama komputer yang belum memadai, sulitnya akses internet yang terjangkau terutama akses jaringan internet yang murah dan cepat. Salah satu solusi untuk mengatasi kendala tersebut adalah adanya pengadaan jaringan internet di areal sekolah dimana siswa dapat mengakses sumber-sumber pembelajaran dengan mudah dan tanpa biaya. (M. ZAIDIR)
BAB III
PEMBAHASAN
A. Pengertian IT
Pengertian IT bagi dunia pendidikan yaitu tersedianya sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan. Namun mengenai pemanfaatan IT di Indonesia baru memasuki tahap pembelajaran. Telkom menyatakan akan terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas infrastruktur jaringan telekomunikasi yang diharapkan dapat menjadi tulang punggung bagi pengembangan dan penerapan IT untuk pendidikan di Indonesia. Bahkan, saat ini telkom mulai mengembangkan teknologi untuk memfasilitasi penyelenggaraan konferensi jarak jauh sebagai salah satu aplikasi pembelajaran jarak jauh. Banyak aspek dapat diajukan untuk dijadikan sebagai alasan-alasan untuk mendukung pengembangan dan penerapan IT untuk pendidikan. Kaitannya dengan peningkatan kualitas pendidikan nasional.
IT sangat mampu dan dijagokan agar menjadi fasilitator utama untuk meratakan pendidikan di bumi Nusantara, sebab IT yang mengandalkan kemampuan pembelajaran jarakjauhnya tidak terpisah oleh ruang, jarak dan waktu. Demi penggapaian daerah-daerahyang sulit tentunya diharapkan penerapan ini agar dilakukan sesegera mungkin.
B. Pengembangan IT di Dunia Pendidikan
E-education , (Electronic Education) ialah istilah penggunaan IT di bidang Pendidikan. Internet membuka sumber informasi yang tadinya susah diakses. Akses terhadap sumber informasi bukan menjadi masalah lagi. Perpustakaan merupakan salah satu sumber informasi yang mahal harganya. Adanya Internet memungkinkan seseorang untuk mengakses perpustakaan digital. Sudah banyak cerita tentang pertolongan Internet dalam penelitian,tugas akhir. Tukar menukar informasi atau tanya jawab dengan pakar dapat dilakukan melalui Internet. Tanpa adanya Internet banyak pelajaran dan tugas akhir yang mungkin membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk diselesaikan.
C. Pemanfaatan IT Bagi Perguruan Tinggi
Pesatnya perkembangan IT, khususnya internet, memungkinkan pengembangan layanan informasi yang lebih baik dalam suatu perguruan tinggi. Dilingkungan perguruan tinggi, pemanfaatan IT lainnya yaitu diwujudkan dalam suatu sistem yang disebut electronic university (e-University). Pengembangan University bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan, sehingga perguruan tinggi dapat menyediakan layanan informasi yang lebih baik kepada komunitasnya, baik didalam maupun diluar perguruan tinggi tersebut melalui internet.
Layanan pendidikan lain yang bisa dilaksanakan melalui sarana internet yaitu dengan menyediakan materi kuliah secara online dan materi kuliah tersebut dapat diaksesoleh siapa saja yang membutuhkan. Hal ini juga tentunya sangat membantu bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa atau bahkan alumni yang membutuhkan informasi tentang biaya kuliah, kurikulum, dosen pembimbing, atau banyak yang lainnya.
Disamping lingkungan pendidikan, misalnya pada kegiatan penelitian kita dapat memanfaatkan internet guna mencari bahan atau pun data yang dibutuhkan untuk kegiatan tersebut melalui mesin pencari pada internet.
D. IT Sebagai Media Pembelajaran Multimedia
Dahulu, seseorang harus berkelana atau berjalan jauh menempuh ruang dan waktu untuk menemui seorang pakar untuk mendiskusikan sebuah masalah, saat ini dapat dilakukan dari rumah dengan mengirimkan email. ( Prayetno, 2006:135).
Apabila seorang mahasiswa di pulau jawa dapat berdiskusi masalah teknologi komputer dengan seorang pakar di pulau sumatra. Mahasiswa dimanapun dapat mengakses pakar atau dosen yang terbaik di Indonesia dan bahkan di dunia. Batasan geografis bukan menjadi masalah lagi.
Dibalik semua pemaparan diatas, Idealnya, suatu pendidikan jarak jauh
berbasis web antara lain harus memiliki unsur-unsur sebagai berikut
1. Pusat kegiatan siswa, dimana mahasiswa dapat menambah kemampuan, membaca materi kuliah,mencari informasi dan sebagainya.
2.Interaksi dalam grup, Para mahasiswa dapat berinteraksi satu sama lain untuk mendiskusikan materi-materi yang diberikan dosen.
3. Sistem administrasi mahasiswa, dimana para mahasiswa dapat melihat
informasi mengenai status mahasiswa, prestasi mahasiswa dan sebagainya.
4. Pendalaman materi dan ujian, Biasanya dosen sering mengadakan quis singkat dan tugas yang bertujuan untuk pendalaman dari apa yang telah diajarkan serta melakukan test pada akhir masa belajar.
5. Materi online diluar materi kuliah, Untuk menunjang perkuliahan, diperlukan juga bahan bacaan dari web lainnya. Karenanya pada bagian ini, dosen dan siswa dapat langsung terlibat untuk memberikan bahan lainnya untuk dipublikasikan kepada mahasiswa lainnya melalui web.
E. Kendala-Kendala Pengembangan IT
Ada beberapa kendala yang menyebabkan IT dan Internet belum dapat digunakan seoptimal mungkin. Kesiapan pemerintah masih patut dipertanyakan dalam hal ini.Salah satu kendala utamanya : kurangnya ketersediaan sumber daya manusia untuk melakukan proses transformasi teknologi, dan menyediakan infrastruktur telekomunikasi beserta perangkat hukumnya yang mengaturnya. Selain itu masih terdapat kekurangan pada hal pengadaan infrastruktur teknologi telekomunikasi, multimedia dan informasi yang merupakan prasyarat terselenggaranya IT untuk pendidikan sementara penetrasi komputer (PC) masih rendah. Biaya penggunaan jasa telekomunikasi juga masih mahal bahkan jaringan telepon masih belum tersedia di berbagai tempat di Indonesia. Untuk itu perlu dipikirkan akses ke Internet tanpa melalui komputer pribadi di rumah. Sementara itu tempat akses Internet dapat diperlebar jangkauannya melalui fasilitas di kampus, sekolah, bahkan melalui warung Internet. Hal ini tentunya diperhadapkan kembali kepada kesiapan pihak pemerintah maupun pihak swasta; Yang pada akhirnya pemerintahlah yangmemegang kunci keberhasilan penerapannya.
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Seiring dengan pesatnya perkembangan IT, maka Globalisasi juga menjadi semakin pesat. Seperti yang diketahui bahwa Globalisasi banyak membawa budaya asing ke dalam bangsa kita. IT sering berubah fungsi menjadi alat kulturisasi budaya asing tanpa kita sadari. Namun tidak seperti media televisi, media cetak atau radio yang harus melalui penyeleksian, lain halnya dengan IT yang merupakan media yang tidak mengenal pembatasan-pembatasan antar bangsa-antar negara.
Maka diperlukan bimbingan tenaga edukatif sebagai pengontrol langsung dilingkungan akademik dan orang tua dilingkungan rumah untuk bersama-sama memberikan penjelasan secara tidak ditutup-tutupi kepada peserta didik. Sehingga dengan demikian mereka tidak mencari sendiri informasi tersebut, yang mungkin akan menjerumuskan mereka ke hal-hal yang tidak baik. Namun semua itu sebenarnya kembali ke diri kita sendiri. Diri kita sendirilah yang mampu memilih apa yang baik dan apa yang buruk untuk kita. Oleh karena itu diperlukan khususnya generasi muda agar mampu mandiri dan selektif dalam dan menjaga moral sekaligus budaya sebagai bangsa Indonesia.
B. Saran
Dalam Usaha membangun pendidikan Teknologi Informasi merupakan salah satu upaya yang perlu diterapkan secara perlahan-lahan. Namun dalam hal ini sebaiknya kita mengambil sesuatu yang positif-positif saja dalam rangka meningkatkan kembali semangat untuk membangun Indonesia.
Daftar Pustaka
Http://berita21.com/kebijakan-pemprov-jambi-mendorong-keterbukaan-akses-pendidikan-pelatihan-dan-iptek-tanpa-bias-gender/
Http://magisterteknopend.blogspot.com/2011/04/konsep-dasar-ict-dalam-pendidikan.html
HW, Syamsul., “Kampus Maya Ibuteledukasi”, Tabloid Komputer edisi 272, Juli 2002.
Prayitno., “Sekilas Perkembangan IT di Indonesia”, yogyakarta, 2004;
Langi, Armein Z.R. (2010), Teknologi Informasi dan Komunikasi, Bandung: PPTIK.
BIODATA PENULIS
Nama : Arja Susanto
Nim :
Alamat Rumah : Jl. Bmasduki
Hand Phone (Hp) :
Tempat / tgl lahir : Rantau Rasau 27 Juli 1993
Agama : islam
Kebangsaan : Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar